Di hari itu pernah ku berucap dan mengatakan banyak hal tentang sosok yang jauh ada dalam kepala ku yang tak pernah bisa kulihat wajahnya, ragunya, senang atau sedihnya hingga kemarin, entah siapa dia dan dimana ia kini
Satu satunya yang ku tahu ia satu satunya wanita selain ibuku yang mampu memukul ku hingga terjatuh terdiam tanpa kata dengan banyak hal dikepala terasa tak berguna walau hanya dengan sebait kata atau dengan suara yang keras…, itulah bayangan yang ada di kepala sejak tahun tahun yang lalu yang belum kudapati, bayangan kesenangan yang bukan hanya sementara atau sekedar kata suka
“kadangku berfikir mustahil adanya ku miliki atau sekedar jumpa hahh”
Entah apa yang ada di otak koslet ku di hari itu jum’at seorang wanita telah memukul kuhingga terjatuh…..”dengan sedikit kata lewat pesan singkatnya ……! sadar atau tidak ku benar benar merasa malu dengan sang pencipta – dan biarlah hanya Dia yang tahu
kini ku mulai mengharapkan dan memimpikan nya “ dia Yang tak ikut terjatuh saat ku mengajaknya terjatuh, yang bisa menjaga dirinya meski tak di pinta… dan mengingatkan di kala salah”
kalaupun ada hal yang iya tak tahu… aku melihatnya lewatjalan yang Tuhan berikan, bukan dengan mataku atau ego ku, bukan dengan kata kata atau sebatas suka bukan dengan wajah atau tubuh yang menggoda, semua kubatasi dengan sepidol merah, hingga ku sempat melewatkannya,
“antara aku dan dirinya… kubatasi sepidol merah..”
melelahkan memang tapi keyakinan ku dan agama ku mengajarkan seperti itu.. dan kini biarlah tangan Tuhan yang menentukan kisah selanjutnya dari sedikit harapan dan keyakinan pada cara yang tuhan berikan dalam setiap pencarian….. cara yang tak bisa ku ucapkan,
ehhmmm… tetangga sebelah berisik amat ya... hus hus @@? buyarr
lamunan yang buyar........
0 Comments
Di hari itu pernah ku berucap dan mengatakan banyak hal tentang sosok yang jauh ada dalam kepala ku yang tak pernah bisa kulihat wajahnya, ragunya, senang atau sedihnya hingga kemarin, entah siapa dia dan dimana ia kini
Satu satunya yang ku tahu ia satu satunya wanita selain ibuku yang mampu memukul ku hingga terjatuh terdiam tanpa kata dengan banyak hal dikepala terasa tak berguna walau hanya dengan sebait kata atau dengan suara yang keras…, itulah bayangan yang ada di kepala sejak tahun tahun yang lalu yang belum kudapati, bayangan kesenangan yang bukan hanya sementara atau sekedar kata suka
“kadangku berfikir mustahil adanya ku miliki atau sekedar jumpa hahh”
Entah apa yang ada di otak koslet ku di hari itu jum’at seorang wanita telah memukul kuhingga terjatuh…..”dengan sedikit kata lewat pesan singkatnya ……! sadar atau tidak ku benar benar merasa malu dengan sang pencipta – dan biarlah hanya Dia yang tahu
kini ku mulai mengharapkan dan memimpikan nya “ dia Yang tak ikut terjatuh saat ku mengajaknya terjatuh, yang bisa menjaga dirinya meski tak di pinta… dan mengingatkan di kala salah”
kalaupun ada hal yang iya tak tahu… aku melihatnya lewatjalan yang Tuhan berikan, bukan dengan mataku atau ego ku, bukan dengan kata kata atau sebatas suka bukan dengan wajah atau tubuh yang menggoda, semua kubatasi dengan sepidol merah, hingga ku sempat melewatkannya,
“antara aku dan dirinya… kubatasi sepidol merah..”
melelahkan memang tapi keyakinan ku dan agama ku mengajarkan seperti itu.. dan kini biarlah tangan Tuhan yang menentukan kisah selanjutnya dari sedikit harapan dan keyakinan pada cara yang tuhan berikan dalam setiap pencarian….. cara yang tak bisa ku ucapkan,
ehhmmm… tetangga sebelah berisik amat ya... hus hus @@? buyarr
